Mei 1998 Di daerah Glodok sampai Kota Tua jalanan penuh oleh iring-iringan manusia kalap. Api di mana-mana. Warga Kampung Kunir di belakang ruko Pinangsia berjaga-jaga di tiga titik, jangan sampai amuk massa itu menyentuh wilayah mereka. Tokoh-tokoh penting Kampung Kunir—almarhum pak Buyung Hendra, almarhum pak Imam Suyono, pak Samiran, dan pak Suhadi—bersama warga melindungi wilayah mereka dan kawasan ruko di Pinangsia, yang terletak di belakang kampung dan kebetulan banyak ditinggali warga Tionghoa. Sembilan belas tahun kemudian, pada bulan Agustus 2017, Suhadi dan Marsa masih ingat…Continue Reading “Kampung Hijau Penjaga Kota Bertahan di Reruntuhan”