Sirkulasi elite gubernur, kerap membuat warga Kampung Elektro was-was. Puluhan tahun mereka memupuk upaya menangkal penggusuran. . Kaluding, 74 tahun adalah seorang veteran nelayan. Sejak datang di Jakarta tahun 1960, hidupnya ditimang ombak. Ia nyaris tak mengenal daratan. Pria yang akrab disebut Daeng Kalo itu berlayar ke Banjarmasin, Pontianak, Makassar, hingga Surabaya. Lima tahun setelahnya, Daeng Kalo menyaksikan orang-orang membangun rumah panggung di Muara Baru, Jakarta Utara. Kerangka rumah dibuat dari kayu dolken. Satu meter di bawah lantai dasar rumah itu masih lautan. Samping rumah…Continue Reading “Warga Elektro Bertahan di Antara Sengatan Penggusuran”

Pada hari Minggu, 26 Agustus 2018, warga Kampung Kali Apuran, Jakarta Barat, mengadakan acara “Piknik Kampung Merdeka.” Kegiatan ini merupakan bagian dari acara Riset dan Festival Kampung Kota 2018 yang terwujud berkat kerjasama warga dengan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), Urban Poor Consortium (UPC) dan Labtanya. Selain acara ini, penyelenggara festival dan warga juga mengadakan berbagai kegiatan dari awal hingga akhir Agustus di Kampung Penjaringan, Kampung Kerang Ijo, Kampung Muka dan Kampung Komunitas Anak Kali Ciliwung (KAKC). Ritual penyiraman pohon kapuk mengawali acara yang telah dipersiapkan selama…Continue Reading “Piknik Kampung Merdeka di Kali Apuran”

Sonia Roitman, The University of Queensland Ketimpangan pendapatan dapat menciptakan segregasi spasial maupun sosial yang terlihat di kota-kota besar dalam berbagai bentuk. Di Indonesia gated communities, kompleks perumahan ekslusif dengan tembok dan pagar tinggi serta penjaga keamanan di gerbangnya, merupakan contoh yang gamblang. Meski begitu, penerapan hukum dan perencanaan perkotaan bisa menjembatani perbedaan dan mengurangi ketimpangan tersebut. “Instrumen perencanaan inklusif ” dirancang untuk mewujudkan hal tersebut. Tetapi agar efektif, instrumen tersebut harus dilaksanakan dengan tegas. Di Indonesia, ada dua instrumen yang berpotensi menciptakan masyarakat yang…Continue Reading “Kota yang Tersekat: Perencanaan Bersama Warga Bisa Membongkar Temboknya”

Kampung-kampung di Jakarta adalah anomali yang tidak pernah bisa saya pahami. Di ibu kota pusat pembangunan Indonesia ini, ada jutaan orang tinggal di permukiman-permukiman yang fasilitas publiknya tertinggal puluhan tahun dibanding desa kelahiran saya di pedalaman Jawa Tengah. Desa saya sudah mengenal listrik jauh sebelum saya lahir tahun delapan-enam. Tapi hanya sepuluh kilometer dari pembangkit listrik tenaga uap di Tanjung Priok yang sudah beroperasi sejak 1962, orang-orang kampung Gedung Pompa di Jakarta Utara baru mengenal energi ini beberapa dekade setelahnya. Sementara saya bosan mendengar racauan…Continue Reading “Kota yang Terbelah”

Oleh Siti Maymunah Tiga kampung di pinggir sungai kawasan Jakarta Utara, yang tergabung dalam Komunitas Anak Kali Ciliwung (KAKC), akan menggelar perayaan Hari Ciliwung yang ke-enam bertema “Jogo Kali” pada 11 November mendatang dengan mengundang gubernur terpilih Anies Baswedan. Jogo Kali mempunyai arti bahwa warga yang tinggal di sekitaran bantaran kali adalah para penjaga kali yang sigap menjaga kelestarian, kebersihan karena kali adalah kesatuan ruang hidup bagi manusia dan alam. Masyarakat secara swakarsa menata kampung pinggir sungai menjadi “river defender”, kampung yang menjaga kelestarian sungai…Continue Reading “Warga Kampung “Penjaga Kali” Akan Rayakan Hari Ciliwung”