Sonia Roitman, The University of Queensland Ketimpangan pendapatan dapat menciptakan segregasi spasial maupun sosial yang terlihat di kota-kota besar dalam berbagai bentuk. Di Indonesia gated communities, kompleks perumahan ekslusif dengan tembok dan pagar tinggi serta penjaga keamanan di gerbangnya, merupakan contoh yang gamblang. Meski begitu, penerapan hukum dan perencanaan perkotaan bisa menjembatani perbedaan dan mengurangi ketimpangan tersebut. “Instrumen perencanaan inklusif ” dirancang untuk mewujudkan hal tersebut. Tetapi agar efektif, instrumen tersebut harus dilaksanakan dengan tegas. Di Indonesia, ada dua instrumen yang berpotensi menciptakan masyarakat yang…Continue Reading “Kota yang Tersekat: Perencanaan Bersama Warga Bisa Membongkar Temboknya”

Oleh: Alessandra Renzi, Concordia University Sebagai seorang sosiolog dan peneliti media yang tertarik pada cara-cara baru warga untuk aktif, saya datang ke Jakarta—ibu kota Twitter dunia—dengan maksud meneliti penggunaan media sosial yang inovatif. Namun, kunjungan saya pada 2015 ke sebuah perkampungan informal di dekat muara, Kampung Tongkol di Ancol, Jakarta Utara, menyingkap sesuatu yang lebih hibrid dan menarik: partisipasi warga melalui berbagai campuran media (mixed-media) untuk memetakan infrastruktur fisik, sosial, dan ekonomi mereka di kampung. Mereka juga secara sukarela memotong rumah mereka sendiri untuk memberi…Continue Reading “Jakarta: keadilan sosial dan perumahan jangan jadi taruhan di pasar keuangan global”

Kampung-kampung di Jakarta adalah anomali yang tidak pernah bisa saya pahami. Di ibu kota pusat pembangunan Indonesia ini, ada jutaan orang tinggal di permukiman-permukiman yang fasilitas publiknya tertinggal puluhan tahun dibanding desa kelahiran saya di pedalaman Jawa Tengah. Desa saya sudah mengenal listrik jauh sebelum saya lahir tahun delapan-enam. Tapi hanya sepuluh kilometer dari pembangkit listrik tenaga uap di Tanjung Priok yang sudah beroperasi sejak 1962, orang-orang kampung Gedung Pompa di Jakarta Utara baru mengenal energi ini beberapa dekade setelahnya. Sementara saya bosan mendengar racauan…Continue Reading “Kota yang Terbelah”