Seperti judul diatas, hunian layak adalah hak asasi semua umat manusia tanpa terkecuali. Ini adalah tema dari diskusi yang diselenggarakan Ruang Jakarta (RUJAK) Rabu malam (11/4) pukul 18.30 dan berlangsung selama 2 jam di Goethehaus Jl. Sam Ratulangi, Jakarta Pusat. Diskusi ini mengangkat tema ketidakadilan atas hak bertempat tinggal yang terjadi selama ini. Banyaknya penggusuran paksa yang terjadi mengatasnamakan keindahan dan penataan kota dan merelokasinya ke rusunawa atau hunian yang bisa dibilang konon lebih layak untuk mereka. Padahal ada tujuh aspek yang disebutkan sebagai hunian…Continue Reading “Hunian Layak adalah Hak Asasi”

Sonia Roitman, The University of Queensland Ketimpangan pendapatan dapat menciptakan segregasi spasial maupun sosial yang terlihat di kota-kota besar dalam berbagai bentuk. Di Indonesia gated communities, kompleks perumahan ekslusif dengan tembok dan pagar tinggi serta penjaga keamanan di gerbangnya, merupakan contoh yang gamblang. Meski begitu, penerapan hukum dan perencanaan perkotaan bisa menjembatani perbedaan dan mengurangi ketimpangan tersebut. “Instrumen perencanaan inklusif ” dirancang untuk mewujudkan hal tersebut. Tetapi agar efektif, instrumen tersebut harus dilaksanakan dengan tegas. Di Indonesia, ada dua instrumen yang berpotensi menciptakan masyarakat yang…Continue Reading “Kota yang Tersekat: Perencanaan Bersama Warga Bisa Membongkar Temboknya”

Setelah mendapat bantuan dari pemkot DKI Jakarta untuk membangun shelter darurat bersama-sama, warga Kampung Akuarium juga mendapatkan pelayanan kebersihan melalui penurunan tim Jumantik (Juru Mantau Jentik Nyamuk), dan program Grebek Sampah. Di hari jumat, 26 Januari 2018, Tim Jumantik melakukan aksinya dengan mengecek berbagai tempat penampungan air, seperti jerigen, tempayan, dan banyak tempat lain. Jika mereka menemukan jentik nyamuk, pembasmian dengan obat akan dilakukan. Setelah pengecekan berlangsung, Tim Jumantik tidak menemukan satupun jentik-jentik nyamuk di tengah puing. Meski hasillnya nihil, warga merasa sangat terbantu dengan…Continue Reading “Kampung Akuarium Mulai Berbenah”

Oleh: Alessandra Renzi, Concordia University Sebagai seorang sosiolog dan peneliti media yang tertarik pada cara-cara baru warga untuk aktif, saya datang ke Jakarta—ibu kota Twitter dunia—dengan maksud meneliti penggunaan media sosial yang inovatif. Namun, kunjungan saya pada 2015 ke sebuah perkampungan informal di dekat muara, Kampung Tongkol di Ancol, Jakarta Utara, menyingkap sesuatu yang lebih hibrid dan menarik: partisipasi warga melalui berbagai campuran media (mixed-media) untuk memetakan infrastruktur fisik, sosial, dan ekonomi mereka di kampung. Mereka juga secara sukarela memotong rumah mereka sendiri untuk memberi…Continue Reading “Jakarta: keadilan sosial dan perumahan jangan jadi taruhan di pasar keuangan global”