Hari Ciliwungnya Para Penjaga Kali

Categories Featured, Kabar

Minggu (12/11) Komunitas Anak Kali Ciliwung (KAKC) merayakan hari ulang tahunnya yang kedua dengan tema “Kampung Jogo Kali” artinya semua manusia yang tinggal dipinggir kali wajib menjaga kelestarian dan kebersihan kali tersebut, perayaan ini bersamaan dengan di deklarasikan-nya Hari Ciliwung pada 11 November 2011. Sebelumnya rencana acara ini akan diselenggarakan pada hari Sabtu dengan bertepatan-nya tanggal 11, namun karena pada hari yang bersamaan tersebut para ibu-ibu ada pengajian Majelis ta’lim sehingga dengan kesepakatan bersama acara akan diselenggarakan pada hari Minggu-nya.

Foto: Tubagus Rachmat

Perayaan ini dimulai Minggu pagi pukul 09:00 yang dibuka dengan Karnaval gunungan hasil bumi. Gunungan tersebut hasil dari panen warga yang dipetik dari pekarangan depan rumah pada sore harinya kemudian dirangkai pada malam harinya. Adapun panen yang di dapati yaitu ada buah-buahan seperti : Mangga, pepaya, belimbing, nangka, sukun, kedondong, jambu air, jambu biji dan pisang. Untuk sayur-sayurannya ada singkong, daun pepaya, daun katuk, kemangi, pare, terong, daun pandan dan cabai.

Foto: Tubagus Rachmat

Rute karnaval keliling dari Kampung Krapu-Tongkol-Lodan dan keluar mengelilingi Jl. Raya Lodan dan berakhir di Panggung KAKC dengan durasi sekitar 30 menit yang diiringi dengan drum band anak-anak. Setelah sampai di panggung KAKC, acara dilanjutkan dengan workshop “kecil-kecil nanem” yang didampingi oleh kakak-kakak dari Universitas Pelita Harapan. Isi dari workshop tersebut mengajarkan anak-anak untuk bercocok tanam dengan membuat pot dari rangkaian botol plastik bekas yang dihiasi manik-manik hasil tangan mereka sendiri.

Foto: Tubagus Rachmat
Foto: Tubagus Rachmat

Di jam istirahat, dilanjutkan dengan acara masak bersama yang dimana ibu-ibu menyiapkan bumbunya dan bapak-bapak membakar ikan. Masakan ini yang akan menjadi hidangan sore hari untuk disantap bersama-sama. Acara dimulai kembali pada pukul 15:30 yang dibuka dengan tarian ondel-ondel kemudian sambutan dari pak Salijan selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) KAKC, Sekretaris Kelurahan Ancol dan pak Camat.

Presentasi desain kampung. Foto: Tubagus Rachmat.

Pendamping arsitek dari Universitas Indonesia mbak Amira, pada hari itu juga mengisi acara dengan mempresentasikan design perencanaan pembuatan taman penghubung antara taman kampung Krapu dan Lodan dengan getek (perahu eretan). Yang kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh pak camat dan dipimpin doa oleh pak Didi ketua RT 004 dari Kampung Lodan dan ditutup dengan acara makan bersama sambil menikmati musik-musikan dan pembagian doorprize.

Galeri foto (Sumber: Tubagus Rachmat/UPC)

Pertunjukan seni

 

Manusia sungai

Sahabat manusia sungai

Diambil dari artikel asli.

 

Siti Maymunah
Lahir dan besar di Kampung Tongkol. Saat ini, selain aktif bekerja, ia juga aktif membantu perjuangan para warga, salah satunya dengan menjadi reporter muda kampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *