Kampung-kampung di Jakarta adalah anomali yang tidak pernah bisa saya pahami. Di ibu kota pusat pembangunan Indonesia ini, ada jutaan orang tinggal di permukiman-permukiman yang fasilitas publiknya tertinggal puluhan tahun dibanding desa kelahiran saya di pedalaman Jawa Tengah. Desa saya sudah mengenal listrik jauh sebelum saya lahir tahun delapan-enam. Tapi hanya sepuluh kilometer dari pembangkit listrik tenaga uap di Tanjung Priok yang sudah beroperasi sejak 1962, orang-orang kampung Gedung Pompa di Jakarta Utara baru mengenal energi ini beberapa dekade setelahnya. Sementara saya bosan mendengar racauan…Continue Reading “Kota yang Terbelah”

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pada Minggu (14/1) meresmikan program rencana tindak komunitas di lapangan futsal Waduk Pluit, Jakarta Utara, untuk mendorong warga secara mandiri merencanakan dan melaksanakan upaya peningkatan kualitas permukiman. “Keindahan kota tak akan mampu menyembunyikan kemiskinan warga, namun warga yang berdaya akan membangun dan membuat kota lebih indah,” ujar Anies dalam sambutannya. Program rencana tindak komunitas (community action plan—CAP) merupakan bagian dari kontrak politik pada masa kampanye pemilihan gubernur, antara Anies dengan 15 kampung, perkumpulan pedagang kaki lima, dan serikat becak Jakarta….Continue Reading “Program Peluncuran CAP 2018”

Jakarta, kota yang paling menjanjikan di Indonesia, juga kota dengan banyak masalah kompleks. Jutaan orang datang ke kota ini untuk mengejar impian mereka. Di kota besar dan bermasalah ini, ada satu bagian kecil di Jakarta yang sebagian besar penduduknya hidup dari generasi ke generasi: Tambora, daerah terpadat di Asia Tenggara. Memliki jumlah populasi yang setara dengan French Polynesia, sebuah negara kepulauan di Pasifik, Kampung Tambora juga membawa segudang masalah. Kebakaran rumah sering terjadi, banjir, dan produksi limbah yang tak terkendali. Selain itu mereka tinggal di…Continue Reading “Kisah dari Tambora”

Tahun 2017 sudah berlalu. Keadaan Kampung Akuarium masih belum banyak berubah. Bedeng-bedeng darurat masih berdiri dimana-mana, warga juga masih melanjutkan kesehariannya seperti biasa. Hal yang berbeda dan sangat membahagiakan adalah timbulnya harapan yang tinggi menjelang pembangunan shelter sementara, yang baru saja dimulai pengerjaannya. Warga melakukan dzikir bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas pembangunan shelter itu. Kegiatan itu dilakukan bersama warga Kampung Akuarium tidak hanya untuk berdoa demi kebaikan kampung dan warga, tetapi juga untuk menutup tahu 2017. Setelah dzikir bersama, warga mulai menyiapkan untuk makan-makan…Continue Reading “Penghujung Tahun di Kampung Akuarium”

Menindaklanjuti kontrak politik antara 16 kampung, serikat becak dan pedagang kaki lima dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, maka setiap kampung diwajibkan menyusun CAP (Community Action Plan) alias rencana aksi komunitas. Rencana ini dianggarkan ke dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau RAPBD 2018. Pelaksanaan rencana aksi ini mensyaratkan keterlibatan aktif warga. Diantaranya, mencakup tahapan mendatangi orang per orang (Rap), musyawarah, membentuk tim kerja, pengumpulan data, membuat konsep dan pelaksanaan. Sebagai tahap awal yang mengharuskan mendatangi orang per orang (Rap), maka Jaringan Rakyat Miskin…Continue Reading “Pelatihan Rapper Kampung”