“Tidak ada bayaran untuk dinding yang dimural mbak, aman dari ancaman gusuran saja sudah cukup bagi saya,” kata Putimah (54), seorang nenek bercicit lima yang sudah tinggal sekitar 30 tahun di Kampung Jodipan, Malang, Jawa timur. Jodipan adalah salah satu kelurahan di Malang yang namanya jadi bagian dari Kampung Warna Warni kota itu. Sebagian besar warga di sini bekerja membuat kerajinan tangan untuk dijual ke para turis. Ada juga beberapa rumah yang digambari mural, seperti rumah bu Putimah. Di seberang Jodipan, ada bagian lain dari…Continue Reading “Menata Untuk Bertahan”

Minggu pagi yang cerah dengan suara burung dan deruan pohon diterpa angin membuat bapak-bapak semakin semangat bekerja bakti menata kampung pinggir anak kali Ciliwung. Mereka membersihkan tembok kastil yang tahun depan genap berusia 400 tahun. Kerja bakti ini adalah hasil dari rapat pada pekan lalu antara warga kampung Tongkol yang terletak di kawasan kastil zaman kolonial dengan beberapa mahasiswa Universitas Indonesia. Mereka sepakat membuat program kerja bakti di Kampung Krapu, Kampung Lodan, dan Kampung Tongkol yang tergabung dalam Komunitas Anak Kali Ciliwung (KAKC), Jakarta Utara….Continue Reading “Singkong Rebus di Kastil Tua Batavia”

“Bara bara bere bere Pak Anies di Jakarte Aje. Bara bara bere bere pak Anies jangan kemane mane.” Suara pria paruh baya  berompi hijau itu menggelegar. Pantun yang ia lagukan direspon dengan riuh tawa oleh ratusan manusia. Di atas mobil komando pria itu kemudian berorasi menghadap Balai Kota Jakarta seolah berharap suaranya akan didengar oleh Gubernur Jakarta, Anies Baswedan. ©Rohman Muslim Rasdullah( 54 ), nama pria tersebut, adalah ketua Serikat Becak Jakarta (Sebaja). Pagi itu (23/07/18), sekitar pukul 09:00 WIB, ia bersama ratusan warga dari…Continue Reading “Jaringan Rakyat Miskin Kota Meminta Anies tetap di Jakarta”

Seperti judul diatas, hunian layak adalah hak asasi semua umat manusia tanpa terkecuali. Ini adalah tema dari diskusi yang diselenggarakan Ruang Jakarta (RUJAK) Rabu malam (11/4) pukul 18.30 dan berlangsung selama 2 jam di Goethehaus Jl. Sam Ratulangi, Jakarta Pusat. Diskusi ini mengangkat tema ketidakadilan atas hak bertempat tinggal yang terjadi selama ini. Banyaknya penggusuran paksa yang terjadi mengatasnamakan keindahan dan penataan kota dan merelokasinya ke rusunawa atau hunian yang bisa dibilang konon lebih layak untuk mereka. Padahal ada tujuh aspek yang disebutkan sebagai hunian…Continue Reading “Hunian Layak adalah Hak Asasi”

Sonia Roitman, The University of Queensland Ketimpangan pendapatan dapat menciptakan segregasi spasial maupun sosial yang terlihat di kota-kota besar dalam berbagai bentuk. Di Indonesia gated communities, kompleks perumahan ekslusif dengan tembok dan pagar tinggi serta penjaga keamanan di gerbangnya, merupakan contoh yang gamblang. Meski begitu, penerapan hukum dan perencanaan perkotaan bisa menjembatani perbedaan dan mengurangi ketimpangan tersebut. “Instrumen perencanaan inklusif ” dirancang untuk mewujudkan hal tersebut. Tetapi agar efektif, instrumen tersebut harus dilaksanakan dengan tegas. Di Indonesia, ada dua instrumen yang berpotensi menciptakan masyarakat yang…Continue Reading “Kota yang Tersekat: Perencanaan Bersama Warga Bisa Membongkar Temboknya”